Langsung ke konten utama

PENANGANAN LUKA PADA ANOA (Bubalus sp.)





Alimansyah Putra1, Kristina Widyayanti1, Mona Kusuma1, Muhammad Agil2

1Makassar Pet Clinik (MPC), 2Fakultas Kedokteran Hewan, Institut Pertanian Bogor


Abstrak
Luka merupakan salah satu permasalahan yang sering terjadi pada hewan liar termasuk anoa. Penanganan luka pada anoa masih jarang dilaporkan. Anoa merupakan salah satu hewan endemik Indonesia yang keberadaanya terancam punah. Tujuan studi kasus ini adalah memaparkan dan melaporkan tentang penanganan luka yang dilakukan pada anoa (Bubalus sp.).  Ditemukan adanya kerusakan kulit pada seekor anoa yang baru datang ke unit konservasi. Hasil pemeriksaan klinis menunjukkan anoa tersebut mengalami luka pada kaki kiri depan bagian digit dan kaki kanan depan bagian metacarpus. Prognosa kasus ini cukup baik. Pada kasus ini hewan ditangani dengan pemberian antibiotik sistemik  berupa Penstrep-400® (procaine penicillin G dan dihydrostreptomicyne), pemberian Vitol® (vitamin ADE), serta obat topikal Oxyfresh Pet Gel®, yang diikuti pembalutan luka menggunakan perban Tricofix®. Hasil pengobatan menunjukkan adanya perbaikan pada luka.  Luka mulai mengecil dan perlahan menghilang.


*Dipresentasikan di KIVNAS 2014 Palembang 

Link Download

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Asidosis Metabolik pada Ruminansia

Pendahuluan Asidosisadalah suatu kondisipatologisyang berhubungandengan akumulasiasam ataumenipisnyacadangan basa dalamdarah dan jaringantubuh, danditandai dengan konsentrasiion hidrogen yang meningkat.  Asidosis metabolik pada hewan ruminansia dapat terjadi pada sapi potong maupun sapi perah yang diberikan pakan yang mengandung karbohidrat yang mudah di fermentasi (Greenwood dan McBride 2010).
Mikroba Anaerobikdalamrumen dansekum akan melakukan fermentasikarbohidrat untuk menghasilkan VFA (Volatil Fatty Acid)danlaktat. Hewan ruminansia akan menyerapasamorganik darirumen danusus untuk metabolismeoleh jaringan. Saat pasokankarbohidratmeningkattiba-tiba(yaitu,saat menggunaan konsentrat yang memiliki kandungan pati yang tinggi), pasokan jumlah asamdanprevalensilaktatakan mengalami peningkatan. Biasanya,laktatadadalam saluran pencernaandalam konsentrasi yang rendah, tetapi ketika pasokankarbohidrat meningkat dengan tiba-tiba maka jumlah laktat akan menumpuk. Adanya penumpukan asam yang tiba…

Dokter hewan

Dokter Hewan..... 
Tidak terasa menyandang status ini sudah lebih dari satu tahun
Sungguh sangat luar biasa

Dokter hewan (disebut juga medik veteriner) adalah dokter yang menangani hewan dan penyakit-penyakitnya. Selain bertanggung jawab terhadap kesehatan hewan (keswan), dokter hewan juga berperan dalam meningkatkan kesejahteraan hewan (kesrawan) serta kesehatan masyarakat veteriner (kesmavet).

Luar biasa bukan.....  menyandang status yang mempunyai tanggung jawab yang cukup besar
karena selain harus mensejahterahkan hewan juga harus menjaga kesehatan manusia

Salah satu semboyan yang sering didengungkan didunia kedokteran hewan ialah "manusia mriga satwa sewaka" yang artinya mensejahterahkan manusia melalui kesehatan hewan.Tugas yang tentu sangat mulia

hmm...  sekedar update.. dari dulu sampe sekarang. Saya Bangga menjadi dokter hewan

Abses pada sapi

Abses merupakan salah satu masalah yang cukup sering terjadi pada sapi perah. Kondisi abses banyak terjadi pada peternakan sapi perah yang memiliki tingkat sanitasi kandang yang rendah. Abses merupakan kumpulan nanah(netrofil yang mati)yang berada dalam kavitas jaringan tubuh yang biasanya pada daerah kulit dan menimbulkan luka yang cukup serius karena infeksi dari bakteri pembusuk. Abses itu sendiri merupakan reaksi ketahanan dari jaringan untuk menghindari menyebar nya benda asing di tubuh. Pada abses terdapat nanah yang terlokalisasi dan dikelilingi oleh jaringan yang meradang. Gejala khas abses adalah peradangan, merah, hangat, bengkak, sakit, bila abses membesar biasanya diikuti gejala demam, selain itu bila ditekan terasa adanya terowongan (Boden 2005).