Sabtu, 19 Mei 2012

Itu Hasil Praktek Mahasiswa FKH?


Saat lihat kucing yang ada disekitar kampus punya semacam kelainan seperti berkaki tiga atau bermata satu pikiran rata-rata mahasiswa IPB pasti langsung tertuju ke Mahasiswa FKH..

“Tuh kerjaan anak fkh.. tu pasti hasil praktek mereka. Kasian banget kucingnya...” ya kurang lebih seperti itulah tanggapan dari mereka.

Seakan-akan Mahasiswa FKH itu algojo yang siap setiap saat untuk menganiaya para hewan.
Bahkan yang lebih menyedihkan lagi kadang anggpan ini datang dari anak FKH itu sendiri yang kurang mengerti.

Sebenarnya kenapa sih mahasiswa FKH yang notabenenya dekat dengan hewan, tega untuk membuat hewan itu menjadi berkaki tiga atau bermata satu. 

Setiap tindakan mahasiswa FKH termasuk itu yang disebutkan diatas tentu punya pertimbangan. Jadi tidak asal langsung mengambil tindakan membuat hewan menjadi cacat. 

Kucing berkaki tiga misalnya, tentu tidak serta merta mahasiswa fkh langsung bisa memotong kaki kucing yang satunya. Tindakan amputasi kaki kucing ini tentu sudah atas persetujuan dari dosen terkait. Biasnya tindakan amputasi disetujui apabila kaki kucing yang bersangkutan benar-benar tidak bisa lagi ditolong. Misalnya sudah membusuk atau rusak. Tentu kalo pembusukan ini dibiarkan akan membahayakan bagi sang kucing. Jadi amputasi tujuanya untuk menolong bukan hanya untuk kegiatan praktek belajar saja.
Tindakan yang diambil oleh mahasiswa FKH pastilah mempunyai pertimbangan yang matang dan untuk kebaikan sang Hewan. Malahan bisa dibilang sebuah kebaikan..

Pantang menyerah mahasiswa FKH akan  bertualangan kesegala tempat untuk mencari kucing liar yang sedang sakit hanya untuk di Obati. Jadi kucing yang jadi bahan praktek tentu kucing yang butuh pertolongan. Bukan kucing sehat yang tiba-tiba akan disakiti. Seperti itu...

Paradigma mahasiswa FKH sebagai penyiksa hewan karena menjadikan nya sebagai bahan praktek tentulah harus dirubah.. . Sebagai seorang Calon Dokter Hewan tentu mahasiswa FKH punya kewajiban untuk selalu menghargai dan menyayangi hewan.   

Tidak ada komentar:

Posting Komentar