Langsung ke konten utama

Peran mahasiswa kedokteran hewan dalam penyadaran masyarakat tentang penyakit hewan


Keasadaran tentang pentingnya kesehatan hewan tentu merupakan hal cukup diperlukan, mengingat bahwa beberapa tahun terakhir ini, hampir seluruh penyakit baru yang muncul dan berbahaya (emerging deseas) merupakan penyakit yang berasal dari hewan dan bersifat zoonosis (penyakit menular dari hewan).
Kenyataan yang ada dimasyarakat bahwa tingkat kesadaran tentang pentingnya penyakit hewan ini masih dirasakan sangat rendah. Hal ini tentu menjadi hal yang cukup memprihatikan dan membahayakan tentunya. Mengingat adanya bahaya penyakit hewan ini yang dapat berdampak luas bagi kehidupan masyarakat bukan hanya pada lini kesehatan saja tapi bisa berdampak pada kehiupan social, ekonomi ataupun sisi kehidupan lainya. 

Peran mahasiswa kedokteran hewan dalam penyadaran masayrakat tentang pentingnya kesehatan hewan sangatlah diperlukan mengingat mahasiswa merupakan salah satu agent perubhan yang dapat menyentuh dan memiliki pengaruh dimasyarakat. Dalam tataran kehidupan mahasiswa kedokteran hewan peningkatan kesejahteraan manusia melalui hewan (manusia mriga satwa sewaka) tentu merupakan hal menjadi titik acuan dalam melakukan  penyadaran tentang pentingnya kesehatan hewan ini. Untuk mencapai hal tersebut maka Mahasiswa kedokteran hewan harusnya menjadi pioneer yang langsung terjun kemasyarakat,  menjelaskan dan memberikan informasi tentang pentingnya kesehatan hewan ini, semoga apa yang kita cita-citakan bersama ini kedepanya dapat terwujud. Viva Veteriner.  (Z)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Asidosis Metabolik pada Ruminansia

Pendahuluan Asidosisadalah suatu kondisipatologisyang berhubungandengan akumulasiasam ataumenipisnyacadangan basa dalamdarah dan jaringantubuh, danditandai dengan konsentrasiion hidrogen yang meningkat.  Asidosis metabolik pada hewan ruminansia dapat terjadi pada sapi potong maupun sapi perah yang diberikan pakan yang mengandung karbohidrat yang mudah di fermentasi (Greenwood dan McBride 2010).
Mikroba Anaerobikdalamrumen dansekum akan melakukan fermentasikarbohidrat untuk menghasilkan VFA (Volatil Fatty Acid)danlaktat. Hewan ruminansia akan menyerapasamorganik darirumen danusus untuk metabolismeoleh jaringan. Saat pasokankarbohidratmeningkattiba-tiba(yaitu,saat menggunaan konsentrat yang memiliki kandungan pati yang tinggi), pasokan jumlah asamdanprevalensilaktatakan mengalami peningkatan. Biasanya,laktatadadalam saluran pencernaandalam konsentrasi yang rendah, tetapi ketika pasokankarbohidrat meningkat dengan tiba-tiba maka jumlah laktat akan menumpuk. Adanya penumpukan asam yang tiba…

Dokter hewan

Dokter Hewan..... 
Tidak terasa menyandang status ini sudah lebih dari satu tahun
Sungguh sangat luar biasa

Dokter hewan (disebut juga medik veteriner) adalah dokter yang menangani hewan dan penyakit-penyakitnya. Selain bertanggung jawab terhadap kesehatan hewan (keswan), dokter hewan juga berperan dalam meningkatkan kesejahteraan hewan (kesrawan) serta kesehatan masyarakat veteriner (kesmavet).

Luar biasa bukan.....  menyandang status yang mempunyai tanggung jawab yang cukup besar
karena selain harus mensejahterahkan hewan juga harus menjaga kesehatan manusia

Salah satu semboyan yang sering didengungkan didunia kedokteran hewan ialah "manusia mriga satwa sewaka" yang artinya mensejahterahkan manusia melalui kesehatan hewan.Tugas yang tentu sangat mulia

hmm...  sekedar update.. dari dulu sampe sekarang. Saya Bangga menjadi dokter hewan

Abses pada sapi

Abses merupakan salah satu masalah yang cukup sering terjadi pada sapi perah. Kondisi abses banyak terjadi pada peternakan sapi perah yang memiliki tingkat sanitasi kandang yang rendah. Abses merupakan kumpulan nanah(netrofil yang mati)yang berada dalam kavitas jaringan tubuh yang biasanya pada daerah kulit dan menimbulkan luka yang cukup serius karena infeksi dari bakteri pembusuk. Abses itu sendiri merupakan reaksi ketahanan dari jaringan untuk menghindari menyebar nya benda asing di tubuh. Pada abses terdapat nanah yang terlokalisasi dan dikelilingi oleh jaringan yang meradang. Gejala khas abses adalah peradangan, merah, hangat, bengkak, sakit, bila abses membesar biasanya diikuti gejala demam, selain itu bila ditekan terasa adanya terowongan (Boden 2005).